Para pengguna mobil kerap merasa puas saat sudah memiliki mobil idaman mereka. Padahal, dengan memiliki barang mewah seperti mobil, mereka seharusnya juga memberi perhatian khusus terhadap perawatannya. Sayangnya, masih banyak pengguna mobil di luar sana yang mengabaikan servis berkala mobil pribadi mereka.

Servis berkala adalah salah satu langkah jitu untuk menjaga performa dan usia pemakaian mobil. Melakukan servis berkala juga akan membuat Anda bisa terus memantau kondisi mobil, yang sepertinya tidak bermasalah di luar namun ternyata bisa saja ada yang salah saat diperiksa.

Adapun servis berkala bisa dilakukan per enam bulan sekali atau saat jarak tempuh sudah mencapai 10.000 km, namun jika aktivitas pemakaian Anda sangat tinggi periode servis bisa lebih pendek.

1. Menghindari Kerusakan Internal karena Sering Terjebak Macet 

Banyak pengemudi mobil berpikir bahwa jarak tempuh mobil menjadi satu-satunya acuan untuk melakukan servis berkala. Padahal, jika kita sering mengendarai mobil di kondisi jalanan yang macet itu juga bisa memicu mobil untuk segera masuk bengkel.

Kondisi jalanan macet membuat kinerja mesin mobil menjadi berat. Pasalnya mobil dalam kondisi diam tetapi mesin tetap menyala. Belum lagi jika tinggal di kota-kota besar di mana kemacetan bisa terjadi berjam-jam secara reguler.

Jadi, jika Anda sering berada dalam situasi di atas sangat dianjurkan untuk melakukan servis berkala tanpa menunggu jarak tempuh hingga 10.000 km. Mobil Anda dijamin akan tetap dalam kondisi prima untuk waktu yang lama.

2. Memanfaatkan Garansi Mobil

Jika yang Anda miliki adalah mobil baru, Anda tentunya juga mengantongi kartu garansi untuk menjamin hak Anda sebagai pemilik mobil. Selain penyebab dan rentang waktu kerusakan dari masa pembelian, klaim atas garansi hanya bisa berlaku atau diajukan jika Anda selalu melakukan servis berkala ke bengkel-bengkel resmi.

Selain itu, ada sejumlah syarat lainnya untuk bisa mengklaim garansi sesuai dengan isi buku panduan garansi Anda. Setiap produsen mobil memiliki sejumlah persyaratan yang berbeda, karena itulah pastikan juga Anda memahami isi seluruh perjanjian garansi sebelum membayar pembelian mobil.

Biasanya servis berkala dimulai dari servis dengan jangka waktu 1 bulan atau 1.000 km. Berikutnya, servis harus dilakukan lagi dalam rentang waktu maksimal 6 bulan sekali atau dengan jarak tempuh 10.000 km. Beberapa produsen mobil tertentu bahkan menawarkan pengecekan total ketika mobil Anda telah mencapai jarak tempuh kelipatan 50.000 km atau 100.000 km.

3. Layanan Servis Berkala Kian Mudah

Beberapa produsen mobil juga kian memudahkan layanan servis berkala untuk mobil Anda. Misalnya ada layanan servis ekstra cepat, di mana Anda tidak menghabiskan waktu lebih dari satu jam untuk memperbaiki kerusakan atau sekedar mengecek kondisi mobil Anda.

Selain itu, ada juga layanan servis mobil yang dilakukan pada waktu dan lokasi sesuai keinginan klien. Jadi, jika Anda merasa tidak sempat atau terhalang datang ke bengkel, gunakan layanan servis jenis ini.

Nah, semakin mudah kan untuk melakukan servis berkala pada mobil pribadi Anda? Teknologi pun kian memudahkan kita dengan bisa melakukan booking service lebih dulu untuk mengetahui kapan kita bisa melakukan servis dan berapa biaya yang dikeluarkan sebelum ke bengkel.

Jadi, sudah tidak ada alasan lagi bagi pengendara atau pemilik mobil untuk tidak melakukan servis berkala mobil sesuai panduan dari pabrikan asal. Melakukan servis di bengkel resmi Suzuki juga lebih aman karena jika membutuhkan pergantian onderdil, pasti tersedia yang orisinil. Yuk servis di Bengkel Resmi Suzuki DCA , Segera jadwalkan servis mobil Suzuki anda melalui website di https://suzukidutacendana.com/ .